Dear Allah,
Pada pagi yang bermentari, seakan tersenyum riang adalah juanya untuk mahluk hidup di muka bumimu. Unggas pun bernada layaknya kotak-kotak serdadu yang bergesekan.
Namun, hatiku kembali bersulam pilu. Mendung seakan meluapi diri.
Tegarkan batinku yang rentan ini, Allah sayang.
Allah sayang, jangan biarkan selalu gemuruh sesak sesaat yang berbicara menguasaiku.
Aku menyayangi setiap insan yang kau hadirkan dalam hidupku. Aku tempa segala inginku hanya untuk kebahagian siapapun yang menginginkan kebahagian.
Allah sayang, jika aku memang ditakdirkan memiliki sistem robot didalam kehidupanku ini, satu pintaku, jangan kau renggut ketulusan iman dalam hatiku. Hanya itu satu-satunya yang kupunya, untuk selalu bisa berkomunikasi denganmu.
Jika aku harus memanipulasi kebahagianku, aku bisa meluruhkannya, aku hidup di bumimu hanya untuk kau. Tak ada siapapun yang berhak melarangku untuk kau. Aku bahagia bersamamu, aku sangat bahagia. Bahkan jika, didunia ini tak ada siapapun juga yang bisa memasuki aku, hanya kau, yang bisa setia bersamaku.
Allah sayang, aku ingin selalu menebar bahagia untuk mahluk hidup yang lain, memberi pencerahan, tanpa tau siapa akan menemuimu terlebih dahulu.
Berikanlah yang terbaik untuk detik-detik dalam hari ini, jagalah mereka dalam cintamu, seperti aku yang menjaga cintaku hanya untukmu.
Regards,
Hamba kecilmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar